{READ EBOOK} Ï Saia ⛏ eBook or E-pub free

Entah buku ini memang tabu atau kita yang malu karena isi dari buku ini bercerita yang sebenarnya terjadi Agak beda dengan review kebanyakan orang di sini, menurut saya, buku kumcer ini not bad Memang tema yang disajikan monoton, namun menurut saya tema tersebut perempuan, kekerasan seksual, dan sebangsanya memang signature Djenar Selayaknya kumcer, ada cerita bagus ada yang kurang bagus Cerita bagus yang saya suka di buku ini yaitu Nol Dream land dan Fantasi Dunia Kedua cerita itu belum pernah ada dalam bayangan saya, sehingga saya suka Gaya penceritaan yang unik dalam Nol Dream land juga menambah daya tarik cerita ini.Tokoh Nayla mendominasi buku ini, seolah Djenar ingin membuat Nayla dengan berbagai kisah kehidupan, namun tidak berhubungan antara satu cerita dengan yang lain.Overall, buku ini masih oke untuk dibaca kok, meskipun harganya memang overpriced untuk buku setipis ini. Djenar di mata saya identik dengan tiga hal selangkangan, Nayla, dan rima.Hampir di setiap cerita, selangkangan muncul sebagai momok, sekaligus motif paling paripurna kekerasan, fantasi, frustrasi, nafsu, trauma, pelarian, pertemuan, perpisahan, inferioritas, termasuk cinta Dan hampir semuanya tersalurkan lewat laku sanggama sesosok perempuan bernama Nayla Kadang Nayla jadi pelacur, kadang jadi ibu rumah tangga, kadang jadi anak durhaka, kadang jadi korban perkosa, sekalipun ada kalanya jadi orang biasa.Ibarat dalang yang sabar meniti fragmen fragmen hidup paling dramatis Djenar merancang nuansa cerita ceritanya serba gelap, ditambah penggunaan rima yang senantiasa terjaga sampai satu paragraf habis terbaca Tidak jarang pula ceritanya berakhir tragis dengan sisipan plot twist Nafasnya hampir selalu sama Dunia ini kelam adanya Omong kosong bila ada orang yang benar benar tulus merasa bahagia begitulah kira kira Kumcer SAIA adalah bukti bahwa Djenar belum mampu move on dari zona nyamannya sendiri Entah, barangkali saya terlalu tinggi berekspektasi Atau justru kurang masturbasi. Menurut saya perempuan tak harus selalu bicara tentang selangkangan Yah, akan tetapi budaya Indonesia yang kurang familiar dengan selangkangan membuat perempuan terlihat kurang bebas dan gampang dibodohi Dalam satu sisi, buku ini memperlihatkan kenyataan bahwa Indonesia kurang terdidik dari segi selangkangan.Adapun saya pun sebetulnya kurang menyukai cerita cerita selangkangan yang dibuat Djenar Komentar ini subjektif tapi saya memiliki alasan Hampir seluruh cerpen bertemakan sama sehingga, tentu, buku ini terasa monoton Akan tetapi mungkin memang hal itu yang diinginkan Djenar, saya hanya kurang setuju Cara tutur yang agak kasar untuk membicarakan wanita dan kehidupannya menimbulkan kesan feminisme radikal Namun, kesan tersebut justru terlihat seperti bumerang Bukan kenyataan yang dapat membuat wanita sadar akan selangkangannya tapi selangkangan itulah yang membuat kenyataan tentang wanita Seakan selangkangan wanita adalah murah Buku ini seperti pembodohan untuk wanita.Saya harap ketika perempuan membaca karya sastra ini, perempuan justru menjadi kritis. Sebelumnya saya membaca jangan main main dengan kelaminmu Saya salut dengan isu yang dilontarkan tapi sepertinya Mba Djenar membungkus SAIA dengan nuansa dan problematika dengan kemasan yang mirip Masih seputar hal yang sama, karakter dengan emosi yang tidak stabil, selangkangan, uang, trauma, sexs dan kebahagiaan, kesengsaraan well you can name it, saya merasa kedua buku hanya memiliki retorika yg berbeda saja. Pertama tama cuma mau bilang kalo buku ini dari segi cerita memang typical Djenar sekali, jadi yang beli buku ini harusnya memang sudah tahu gaya menulis Djenar seperti apa dan tidak perlu banyak ekspektasi yang lain lain.Kalau buat saya, karya karya Djenar itu seperti guilty pleasure he he Walaupun kadang memang terlalu umbar seksualitas, saya melihat karyanya sebagai salah satu interpretasi seseorang terhadap realita yang terjadi di sekitar 5 dari 15 cerpen di buku ini saya kasih jempol karena suka dengan jalan ceritanya Anaknya doyan dikasih twist plot Sedangkan sisanya so so karena saya merasa kurang ada gregetnya sotoy banget, maaf.Jadi, intinya adalah, kalo mau baca harus ngeh dulu ya genrenya Djenar tuh gimana, biar ga kaget dan nyari nyari pesan moral Well, actually kalo dipikir pikir ya saya merasa ada kok pesan moralnya, Banyak banyak bersyukurlah pabila anda berada di posisi yang berbanding terbalik dengan tokoh tokoh dalam buku ini Sekian. Pembahasan yang satir dan mengungkapkan fakta memang menarik, secara singkat kita bisa tahu apa yang terjadi dalam kehidupan sehari hari Tapi terlalu hanya mengungkapkan di permukaan membuat lalu bosan dan itu itu saja Mungkin ini karakter cerpen, dan mungkin bukan buku ini yang saya cari hanya menampilkan permukaan, tidak mendalam Jadi saya kurang suka dengan Saia ini. Menurut saya cerita dalam buku ini merupakan kritik sosial yang dikemas dalam bentuk satire Secara tidak langsung pembaca dipaksa untuk membuka mata terhadap bobroknya kehidupan sosial di negeri ini. {READ EBOOK} ß Saia × Popular Book, Saia Author Djenar Maesa Ayu This Is Very Good And Becomes The Main Topic To Read, The Readers Are Very Takjup And Always Take Inspiration From The Contents Of The Book Saia, Essay By Djenar Maesa Ayu Is Now On Our Website And You Can Download It By Register What Are You Waiting For Please Read And Make A Refission For You Buku ini adalah titik terburuk karier kepenulisan Djenar Maesa Ayu Terihat kelelahan, bahkan upaya menutupi monoton dalam hal tema dan gaya tutur tidak dapat menyelamatkan nasib buku ini Meski begitu, aku tetap dukung kamu, Mbak Nay.